Success Stories

Studi Kasus: Buka Cabang atau Genjot Online? Keputusan Rp 500 Juta.

Bagaimana kami membantu Brand Fashion Lokal membatalkan rencana ekspansi fisik yang berisiko rugi, dan mengalihkan modal untuk pertumbuhan online dengan ROI 3x lipat.

Photo by Anna Tarazevich on Pexels.com

Masalah: Punya Modal, Bingung Arah

Profil Klien: Pemilik Brand Fashion Lokal (Omzet Stabil).

Klien memiliki modal dingin dan berambisi melakukan ekspansi. Namun, ia terjebak dalam dilema klasik:

  1. Bias Ego: Sangat ingin membuka butik fisik (offline store) agar terlihat bergengsi, padahal biaya sewa dan renovasi sangat tinggi.
  2. Buta Data: Tidak memiliki perhitungan Return on Investment (ROI). Keputusan hanya didasarkan pada “feeling” dan melihat kompetitor.
  3. Risiko Modal Macet: Takut jika uang Rp 500 juta terlanjur ditanam di sewa ruko, tapi penjualan sepi.

Kami Adu Data: Fisik vs Digital

Kami tidak menggunakan tebak-tebakan. Kami membangun Financial Model 3 Skenario (Pesimis, Moderat, Optimis) untuk membandingkan dua opsi tersebut secara apple-to-apple dalam proyeksi 24 bulan:

Hasil Simulasi: Online Menang Telak

Data menunjukkan bahwa membuka cabang fisik adalah Jebakan Investasi bagi klien saat ini.

Indikator KeuanganOpsi A: Buka Cabang FisikOpsi B: Ekspansi Online (Pemenang)
Modal Awal (Capex)Tinggi (Renovasi & Sewa)Rendah (Alokasi ke Marketing)
ROI (Imbal Hasil)8% (Sangat Kecil)22% (Profitabel)
Break Even Point (BEP)18 Bulan (Lama)8 Bulan (Cepat)
Risiko LikuiditasUang terkunci di Aset MatiUang berputar cepat

Keputusan Berbasis Data = Menyelamatkan Uang

Berkat simulasi ini, klien membatalkan niat membuka cabang fisik.

Jangan Taruhan dengan Uang Bisnis Anda

Satu keputusan salah bisa mematikan bisnis. Simulasikan dulu untung-ruginya di atas kertas sebelum uang keluar dari rekening.

Catatan: Identitas klien disamarkan

Pages: 1 2 3 4